RSS

Friday, 30 October 2009

Just 'Today'...

Konbanwa... *ngetik setengah merem*. Heh, sudah lama nggak ngisi blog ini. Maaf telah membuatmu berdebu, Nak D: (lebay).
Hari ini libur―yeah, basi. Tadi pagi sempat ol sekitaran jam 6-7, tau-tau om saya yang ultahnya hari ini (otanjoubi omedetou :D) negur lewat chat FB. Saya disuruh pergi sekolah, bahkan sampai diberi ucapan 'selamat belajar'. Yee, saya libur kok. Melas deh Om =)) *awas kualat*.

Tadinya hari ini mau ngerjain banyak hal: ngerjain rikuesan OC-nya Dilia-san, latihan 'Yesterday'-nya The Beatles sama intro 'Dancing Queen'-nya ABBA pake pianika (sampe bosen), gojreng gojreng gitar, bikin ulang vision board (tugas B.Inggris. Ternyata Mrs. Lilis ga nyatet nilai yang udah maju nyeritain future-nya kemarin ==g), dan lain-lain, tapi ternyata saya cuma bisa ngerjain setengahnya *yep. Internet mengandung nikotin =))*

Tau kenapa hari ini diliburin? Pengambilan rapor BAYANGAN. Ngambil gitu doang pake diliburin, hebat 'kan sekolahku? B) *shot*. Hari ini sih bagiannya kelas 7 dan 8, kelas 9 besok. Moga-moga nilai-nilaiku ngga jeblok, amiin... MTK sih dimaklumi lah

Oh ya, tampilan blog ini masih dalam perombakan. Saya masih nyari template yang pas di hati *halah*.

Saturday, 17 October 2009

MSN Baru

Uhm... cuma mau ngasih tau kalo tadi baru bikin MSN, alamatnya waltzop64-1no6@hotmail.com

Kenapa namanya begitu? Ribet amat. Iya dong, sengaja =)) *dihajar*. Uhm, jadi... akhir-akhir ini saya terbius dengan manga 'Piano no Mori', alias 'Piano Hutan'. Nah, di volume 15 itu 'kan ceritanya si Ichinose Kai (tokoh utamanya) ikut kejuaraan Chopin internasional, syarat lombanya membawakan lagu-lagu Chopin yang telah ditentukan kategorinya. Kai ini mainin waltz opus 64-1 no.6 itu, biasanya sering disebut sebagai 'Minute Waltz' atau juga Puppy of Waltz'...

Sekian sejarah nama MSN saya =))

Thursday, 15 October 2009

VIVA FFn and Behind The Kumiko's 5th Fanfiction: That's NOT a Love Letter

VIVA FFn!!! Happy anniversary, my lovely hang-out place in virtual world xD

Akhirnya, saya memutuskan untuk memundurkan tanggal publish fic That's NOT a Love Letter (TNaLL) sampai tanggal ini karena VIVA FFn ternyata bentrok dengan waktunya saya UTS... D: Sst... ada spoiler nih, sebenarnya 'kan saya nggak boleh online pas masa-masa ujian semacam ini. Tapi karena VIVA FFn cuma dirayakan sekali setahun dan sekaligus perilisan TNaLL yang merupakan fic pertama di fandom Eyeshield21 Indo dengan pair RikuMaru... jadi... ya... gitu deh. The rebellionism started. Pulang sekul ngacir ke warnet sambil nyeret si Sophia, ngebut online dan parampampaaam~! TNaLL PUBLISHED SUCCESSFULLY xD

Klik di sini untuk membaca dan jangan lupa klik tombol hijau di akhir ceritanya untuk komentar

Curcol dari author tentang fic ini: SEMOGA BISA SAYA TAMATIN =)) *lirik sendu fic L2PRMS yang masih ngegantung belum tamat*. Ooke, jadi ini adalah fic RikuxMaruko pertama di fandom Eyeshield 21 Indo, seperti yang sudah saya ketikkan di paragraf sebelumnya (bangga). Crack pair ini tercipta karena ada suatu hint dari sikap Riku pada Maruko si manajer Hakushu pada volume 28 yang... er... ketus tapi perhatian? xD Ah, pokoknya saya cinta pair ini. Bahkan sebelum fic TNaLL ini saya tamatkan, saya sudah bikin setengah cerita juga untuk sekuelnya, dengan setting futurefic tentunya :D Judulnya 'Handkerchief', yah... kayaknya semua yang baca Eyeshield 21 vol.28 pasti ngerti inti ceritanya apa. Ketebak dari judulnya.

Thursday, 8 October 2009

Vision Board Nista

Halo para pembaca sekalian, Eraria kembali dengan postingan nistanya B-) *shot*.

Hemm, hari ini banyak kejadian di sekolah. Pelajaran pertama, bahasa Inggris. Hisashiburi, Miss Lilis :) (Sebenarnya bukan 'miss' lagi. Beliau sudah menikah dan memiliki anak yang sudah kuliah sehingga seharusnya beliau dipanggil 'Mrs'. Siapa sih guru yang dulu mengenalkan beliau ke kelas saya dengan prefix 'Miss'?). Jadi, kemarin pas pelajaran tambahan bahasa Inggris, kami disuruh membuat dengan apa yang dinamakan 'vision board'. Kami diberi kertas HVS, lalu menggambar diri kita dari SMP, lalu berlanjut ke SMA, universitas, kerja, impian ke luar negeri, menikah, punya anak, sampai akhirnya rest in peace. Semua itu harus digambarkan dalam sebuah kertas HVS.

Oke, skipskipskip. Keesokan harinya alias pagi hari ini, satu dari empat anak di kelas situ harus memceritakan gambar-gambar itu di depan kelas dengan bahasa Inggris (ya iyalah namanya juga di pelajaran bahasa Inggris), termasuk saya yang gambarnya paling abal sekelas dengan tracing yang naudzubillah berantakan. Di situ saya bercerita kalau saya masih nggak tahu mau SMA di mana, kuliah kepepet duit (ROFLMAO. Musti ngejar PMDK atau beasiswa nih), impian jadi desainer grafis dan impian pergi ke Jepang dan Italia, entah untuk kerja, kuliah (iwaw, ngayal) atau malah menetap dan jadi WNA di sana. Kemudian impian menikahi suami religius yang punya kerja tetap (HAHA, apadeh impian seorang ibu di masa depan --") dan pergi Haji (amin-amin-amin). Pokoknya diantara perwakilan 7/8 anak yang maju buat nyeritain masa depannya, milik sayalah yang paling aneh (tapi perencanaannya oke kok :D)

Sunday, 4 October 2009

Terjemahan Indo "It's All Too Much" -YUI


Rikues dari salah satu anonim yang komen di terjemahan sebelumnya (Tomorrow's Way) sekaligus untuk mengisi blogku yang jarang update ini. Langsung Bahasa Indonesia-nya saja seperti biasa...
--------------
Tirai kobalt mengubah malam
Bintang yang kedinginan bersinar redup
Tak ada kata yang terucap

Air mata sembunyikan kebenaran yg hendak diungkapkan
Sebaiknya kupergi dengan prediksi tak menentu

Dalam cahaya temaram kududuk di sebuah bangku
Menghadapi idealitas kutatap keatas, bintang jatuh rupanya

Nee, beritahu aku, kehidupan sesungguhnya yang kuinginkan
Di penjuru semesta kukumpulkan keajaiban dan coba melihatnya

Karena tubuhku seakan digetarkan emosi belaka
Mendikte diriku tanpa kusadari
Nee... aku benar, bukan?

Lemparan dadu terlihat menentukan
Tanpa rasa penyesalan
Tujuan selanjutnya, kuberharap untuk maju

Aturan di buku membuat kebimbangan
Hanya ketakutan yang muncul kemudian
Punggung lawanku terus terlihat

Seakan setelanjang cahaya bulan
Tersesat dari kemurnian hati seperti...
...bintang jatuh rupanya

Nee, seseorang, beritahu aku
kehidupan sesungguhnya yang kuinginkan
Kemurnian tidaklah memadai
Dari konflik juga kau tak bisa lolos

Pelajaran ini kuambil dari waktu ke waktu
Mendikte diriku
Apa yang harus kulakukan
Nee... dusta, bukan?

Semudah mimpi di siang hari
yang takkan membawaku kemanapun
juga tak membuatku merasa nyaman, kenapa kiranya?
It’s all too much...

Nee, beritahu aku, demi kehidupan sesungguhnya yang kuinginkan
Hadapi masalah serius, kemudian selanjutnya, tertawa

Karena tak ada jalan keluar
Terkubur disepanjang hidup tiap hari
Karena percayalah harapanku
Keajaiban itu ada, kan?
Nee...aku benar, kan?

indo sub by mardiant723